Sabtu, 26 Juni 2010

kammi

Melihat kondisi system
pendidikan kapitalis yang
di terapkan dinegeri tercinta kita ini, sungguh sangat menyakitkan, dimana kita terjebak dalam system yang jelas-jelas hanya menguntungkan sekelompok orang semata, tanpa melihat kelompok laindan ternyata yang diuntungkan adalah kelompok orang kaya. System kapitalis sudah terbukti tidak mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa kita yang notabene penduduknya adalah rakyat kelas menengah kebawah, yang kadang mereka harus berjuang matia-matian mencari uang untuk sekedar membeli makan, dan bingung akan kelanjutan hidup mereka esok harinya, alangkah dzalimnya jika pemerintah kita menerapkan system pendidikan kapitalis yang jelas biayanya tidak mungkin mampu dijangkau oleh rakyat, yang berada dalam garis kritis ketidakmampuan, kita bisa saksikan bersama fenomena yang terjadi dunia pendidikan, bahwa yang bisa sekolah adalah mereka yang punya duit, pendidikan yang menjadi institusi penting dalam menciptakan manusia handal dalam menghadiapi kejamnya dunia hanya menjadi milik kaum borjuis semata, sehingga yang mapan bertanbah mapan dan yang tersingkir tetap tersingkir alias tetap hidup dibawah garis kritis kebodohan dan ketidakmampuan menghadapi kekejaman hidup, pendidikan adalah institusi yang sanggup melahirkan generasi pencipta peradaban yang menjadi ujung tombak kemajuan bangsa, dan tentunya sebuah bangsa akan diakui kemajuannya oleh bangsa lain jika masyarakat secara makro bangsa itu turut menciptakan kemajuan, bangsa tidak akan maju jika rakyatnya hidup berada dalam kebodohan, untuk itu diharapkan pemerintah memberikan suatu arah kebijakan yang yang memihak seluruh komponen masyarakat, rakyat harus diselamatkan dari bahaya kebodohan dan dalam hal ini pemerintahlah yang memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa itu adalah amanat undang-undang yang harus dilaksanakan, kita bisa lihat dunia luar yang pemerintahnya memberikan perhatian dalam porsi yang besar, mampu dan dengan cepat menciptakan peradaban-peradaban baru sehingga menjadi kiblat Negara-negara berkembang lainnya, wahai pemerintah bangkitlah majulah singkirkan kemalasan, raih kejayaan pimpin negerimu dengan memperhatikan pendidikan terhadap rakyatmu, salurkan dana pendidikan jangan hanya engkau makan, rakyat butuh pendidikan rakyat butuh uang. Dan kepada para mahasisiwa sudah seharusnya kita mencari solusi untuk mengobati dan mengembalikan kesejahteraan rakyat karena kalian adalah penerus pemimpin hari ini, melalaui tangan kalianlah pendidikan yang lebih baik dibebankan yang menjadi harapan kita bersama, kita harus mampu memberikan wacana dan mengkonsep ulang system pendidikan dinegeri kita ini agar ketika kita hidup ditengah tengah masyarakat kita mampu memberikan yang terbaik buat mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar